AKTIVIS YESS....!!! AKADEMIS OK...!!!!!!
Kata aktivis rasanya sudah tidak asing lagi ditelinga. Saat pertama kali mendengar kata aktivis mungkin yang terlintas dibenak kita adalah mahasiswa yang kritis, idealis, jarang kuliah, lulus lama, urakan, kerjaannya demo atau berbicara masalah politik. Apakah benar aktivis identik dengan hal – hal tersebut? Perlu kita ketahui bahwa banyak aktivis yang berprestasi, berpenampilan rapi dan lulus tepat waktu. Dengan kata lain judgement tersebut bukan merupakan konsekuensi sebagai aktivis melainkan pilihan pribadi masing-masing untuk berperilaku.
Dengan segudang kesibukan dalam berpikir maupun bertindak aktivis tentu jauh dari sebutan apatis atau hedonis. Kebanyakan aktivis dikalangan mahasiswa berasal dari anggota aktif organisasi sehingga aktivis lekat dengan kata organisasi. Melihat banyak organisasi yang semangatnya mulai meredup dewasa ini patut dipertanyakan bagaimana peran dan partisipasi anggota dalam kegiatannya. Fenomena saat ini mahasiswa mengikuti organisasi hanya sebagai pelarian dari aktivitas perkuliahannya, hanya menyenangkan diri saja sehingga tugasnya sebagai aktivis terlupakan. Jika seperti itu apakah patut setiap anggota organisasi dikatakan aktivis? Lalu bagaimana seseorang dapat dikatakan sebagai aktivis?
Ada stigma yang masih hidup hingga sekarang bahwa antara akademik dan aktif organisasi tidak bisa berjalan berdampingan. Sebagai mahasiswa tentunya kita tidak begitu saja menelan mentah, stigma tersebut beredar hanya berdasarkan sedikit kasus saja. Karena mahasiswa sebagai akademisi harus mampu menunjukkan intektualnya dengan berprestasi sedangkan mahasiswa sebagai agen perubahan dan pengabdi bisa ditunjukkan salah satunya dengan aktif di organisasi. Sejarah telah membuktikan bahwa menjadi aktivis memberikan dampak luar biasa untuk masa depan dengan deretan nama tokoh besar Indonesia yang dulu aktif berorganisasi.
Jika faktanya menjadi aktivis dan akademik yang berprestasi bisa dijalani bersama dan menunjang kesuksesan dimasa depan, lalu langkah apa yang akan dan telah kita lakukan untuk sukses dalam kedua hal tersebut?
MARI KITA DISKUSIKAN !
"Sekali bendera dikibarkan, harap lipat kembali untuk kegiatan yang akan datang.
Hentikan ratapan dan tangisan.
Duduk tertindas atau bangkit melawan.
Tangan terkepal dan maju kemuka".
SALAM PERGERAKAN..!!!





0 komentar: